Senin, 23 Juni 2014

Percakapan Hati 15

Entah,,,
di dalam benak ini,, ingin lagi pergi travell ke tempat jauh,,
sempat ngerasa salah juga jika ngajak kawan yang bukan muhrim nya,,,
tapi pasti juga aku ndak mau berangkat jika harus berdua,,,
tempat-tempat itu,,,
rasanya pingin sekali ku kunjungi,,,
ku ukir setapak ku di sana,,,
tapi... ya memang ada tapi nya,,,
Allah, menyayangiku,,,
hingga aku tercipta sebagai makhluk yang terlalu bahaya jika keluar sendiri,,,
bahkan tempat terbaik untuk kaum hawa itu adalah di rumah,,,
tapi...
juga tak dipungkiri,,,
aku memang suka dengan tempat-tempat baru,,,
tempat-tempat bernuansa alam,,,
pernah suatu ketika, mendengarkan cerita seorang kakak sebutlah yang gemar ndaki gunung.
tapi dia berniat berhenti,,,
alasannya simple,,,
karena dia ingin naik lagi kelak bersama suami nya...
hhhhhmmmm
mulai berpikir keras,,,, tentang tempat-tempat itu...
akan kah langkah ku ukir sendiri? atau bersama keluarga ku,  teman-teman ku, atau ......................?
aku masih ingin berkelana,,,
tapi aku pun tak ingin sendiri ke rumah orang.
ya, entah lah,,,

biarkan menjadi perang antara hati dan pikiran ku saat ini

ANSD_171295

Sabtu, 31 Mei 2014

Puisi ~ Cintaku Zamrud Khatulistiwa

Setenang samudera hindia di depan ku
Sedalam samudera pasifik di sekitar ku
Sehijau pegunungan di bumi ku
Se kaya bentangan Zamrud Khatulistiwa ku. . .
                Tenang, tenang dalam pikiran ku,,,
                Sejuk, sejuk dalam hatiku,,,
                Indah, indah di pandanganku,,,
                Manis, manis di setiap langkah-langkah kecil ini,,,
Akan kah hijau akan tetap menjadi hijau?
Akankah biru akan tetap menjadi biru?
Akankah kedamaian akan tetap damai?
Akankah ketenangan akan tetap tenang?
                Di sini, aku dapat merengkuhnya
                Di sini, aku dapat memeluknya
                Di sini, aku ditemaninya
                Dan tempat ini, ku mulai membuka mata
Detik demi detik perjalanan
Bagai guru kehidupan
Sang pengajar menyembah pencipta
Sang pelajar alam semesta
                Toloooong, tolooong, toloong
                Suara itu, semakin jelas dipendengaran ku
                Ku dekatkan jiwa ku,, 
    Apa ini? Ada apa ini??
Toloong, toloong, toloong,
Toloong aku,
Keluarkan aku dari kerusakan ini!
Bawalah aku pergi dari keserakahan ini!
                Aku lah yang memiliki!
                Aku lah yang berhak!
                Tapi, aku bagaikan permainan!
                Dan kalianlah keledai-keledai jahat itu!
Dengar!!!
Dengarkan aku!!!
Kalian, keledai yang selalu menutup telinga!
Kalian, bagai hati baja!
            Lihat!
Lihat dengan mata kalian!
Kalian bersorak sorai di atas tangisan!
Kalian merampas di atas kemiskinan! 
Sadar! Sadarlah kalian!
Bau kalian busuk!
Bagai bangkai tak berguna!
Perusak Sabang hingga Merauke ku!
                Bbbyyyuuuuurrrr!!!
                Tabrakan ombak membuyarkan pikiran ku,,,
                Tetes demi tetes mulai mengalir,,,
                Maaf, maaf kan aku
Kata-kata maaf ini tak akan seindah sinarmu
Tak akan setulus kau menjaga ku,
Tak kan se ikhlas kau memberi ku,
Tak mampu mengubah coretan dalam jiwamu,
                Di sini ku berpijak,
                Akan ku lanjutkan melukis coretan itu,
                Dengan tinta warna-warni,
                Tanpa warna hitam di kanvas mu,
Keringat ini memandikan perjalanan ku,
Darah ku akan ku tumpahkan di bumi pertiwi
Jiwa ku terlahir tuk zamrud khatulistiwa.
Dan raga ini, ku abadikan untuk menjaga mu.


ANSD_171295

Rabu, 30 April 2014

Emansipasi Wanita Seperti apakah Menurut Mu??

Di akhir bulan ini, ya bulan april,,,,
Ada 2 hari yang menjadi momentum di bulan april,,,
Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April  dan Hari Bumi tanggal 22 April.
Tapi di sini penulis ingin mengajak diskusi tentang Hari Kartini.
Kartini yang terkenal dengan gagasan-gagasan nya dalam tulisan yang terdapat di surat-suratnya  yang kemudian di jadikan sebuah buku yaitu “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
Yang menyuarakan suara emansipasi wanita di bumi pertiwi ini.
Lalu emansipasi wanita apakah menurut beliau???
Beliau adalah sosok wanita pribumi yang dilahirkan dari keturunan bangsawan anak ke 5 dari 11 bersaudara. Beliau merupakan sosok wanita yang sangat antusias dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Beliau sangat gemar sekali dengan membaca dan menulis, akan tetapi beliau hanya berpendidikan sampai di Sekolah Dasar saja. Karena cita-citanya yang sangat tinggi, Kartini mulai mengembangkan dirinya untuk terus belajar membaca dan menulis bersama teman-teman perempuannya, selain itu beliau juga belajar Bahasa Belanda.
Keinginan nya yang tinggi itu pula lah yang akhirnya membuat beliau berinisiatif untuk mengirim surat ke Mr. J. H. Abendanon untuk pengajuan beasiswa di negeri Belanda, tetapi semua itu tidak terjadi karena Kartini harus menikah pada 12 November 1903 dengan Raden Adipati Joyodiningrat.
Suaminya selalu mendukung cita-citanya untuk memperjuangkan pendidikan dan martabat kaum perempuan. Lalu pada tahun 1912 Kartini mulai memperjuangkan untuk didirikannya sekolah Kartini di Semarang.
Pemikiran Kartini yang menginginkan perempuan memiliki hak yang sama dengan lelaki agar bisa mendapatkan pendidikan yang sama pun kini pun bisa dilihat di bumi pertiwi ini.
kini, aku berada di salah satu perguruan tinggi di bumi pertiwi ini,,,,
ku lihat sekeliling ku, tak hanya sedikit perempuan yang berada di sini….
Lalu emansipasi perempuan seperti apakah yang ada dibenak perempuan-perempuan saat ini???
Sungguh perempuan itu sangat special,,,
Bahkan sesungguhnya sudah ada dalam Al-Qur’an yang menerangkan kedudukan perempuan dan laki-laki adalah sama.  Surat Al-Ahzab [33] : 35
                “Sesungguhnya laki-laki dan wanita yang Muslim, laki-laki dan wanita yang mukmin, laki-laki dan wanita yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan wanita yang benar, laki-laki dan wanita yang sabar, laki-laki dan wanita yang khusyuk, laki-laki dan wanita yang bersedekah, laki-laki dan wanita yang berpuasa, laki-laki dan wanita yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan wanita yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (M. Fauzi Rachman : Wanita Yang Dirindukan Surga, 15)
Bahkan kedudukan wanita pun sangat penting termasuk dalam sebuah Negara.
                “Wanita adalah tiang Negara. Jika ingin menegakkan Negara, lindungilah wanita, dan jika ingin mengahancurkan negera, hinakanlah wanita.”  (M. Fauzi Rachman : Wanita Yang Dirindukan Surga, 19)
Sekarang bagaimana dengan kondisi ibu pertiwi kita??
Bagaimana dengan wanita-wanita di bangsa kita??
Banyak wanita-wanita hebat lahir di bangsa kita,,,,
Tapi sungguh sangat disayangkan jika sekarang wanita-wanita remaja kita, yang seharusnya kita lindungin, tetapi mulai tergoyahkan dengan budaya barat. Budaya yang menurut saya, ada bagian yang seharusnya tak di serap oleh bumi pertiwi ini. Sedih, jika remaja-remaja bumi pertiwi ini mulai sedikit berkurang minatnya untuk menggali ilmu. Apalagi perempuan atau wanita yang merupakan tiang Negara. Pengaruh-pengaruh yang secara tak sadar telah mulai meracuni remaja-remaja kita. Seperti dilihat di televisi. Sungguh dalam benak saya, saya berpikir keras kenapa berita-berita yang disiarkan isinya tentang pelecehan seksual, kenakalan remaja, korupsi, dan beberapa tokoh-tokoh yang sengaja di sorot untuk meningkatkan popularitasnya, coba perhatikan isi siaran televisi kita, masih ada lagi seperti sinetron yang menampilkan sisi perkelahian antar pelajar,,, saya masih heran,,, entah kenapa kebanyakan media menyiarkan sisi kelam, sisi buruk bumi pertiwi ini. Apakah ini merupakan doktrin yang secara perlahan dimasukkan kedalam pribadi bangsa ini, bahwa perbuatan itu mulai wajar dilakukan di bangsa ini,, lalu kemanakah berita yang memberitakan sisi positif bangsa ini, di lain pihak, banyak sekali anak bangsa yang cerdas, cemerlang, bahkan dilirik oleh Negara tetangga, tetapi kemana berita mereka??? Berita mereka tenggelm secara perlahan… seharusnya berita-berita itulah yang harusnya kita santap,,, yang seharusnya pribadi-pribadi di tanah nusantara ini santap… karena itu akan memberikan doktrin dan semangat untuk setiap pribadi di tanah nusantara ini untuk terus menggali ilmu….
Mari renungkan sejenak,,,, melihat sekitar kita….
Negeri ini sudah membebaskan para kaum wanita untuk belajar dan memiliki hak yang sama dengan laki-laki untuk mendapat ilmu dan cerdas. Bahkan perjuangan Kartini pun dengan surat-surat nya yang menyuarakan agar perempuan pribumi pun bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan setinggi mungkin. Lalu kini, seharusnya kita berjuang untuk terus belajar, menggali ilmu, tapi apakah kita sudah terus berjuang???? Emansipasi perempuan seperti apakah yang ada dalam benakmu??
saya, aku, adalah seorang perempuan,,,, yang masih berusaha belajar, mencari ilmu, kadang kala mungkin malas melanda,,,, tapi ketika ingat petuah mamah “Tindakan baik itu harus dipaksakan”. Dan ingatlah wahai saudara – saudara ku,,, bahwa kelak anak kita berhak untuk dilahirkan dari Rahim seorang perempuan yang cerdas… yuk saling mengingatkan untuk terus belajar dan menggali ilmu. Gali lah ilmu setinggi mungkin, cintailah ilmu yang kau cari karena dengan mencintai ilmu yang kau cari maka kau akan mempelajarinya dengan rasa senang hati. Pada hakikatnya setiap manusia memliki kesukaan dalam bidang yang berbeda…. Dan itulah indahnya perbedaan, karena perbedaan itulah maka hidup kita semakin berwarna,,, Semangat menuntut ilmu :) ^.^
Lalu, Emansipasi seperti apakah menurut mu??


ANSD_171295

Rabu, 16 April 2014

Puisi ~ Dia Yang Ku Cinta

Tetes air mata berlinang dekapan rindu,
www.bersamadakwah.com
Hati yang akan saling terikat
Senyum terpancar akan kesetiaan mu menjaga ku,
Rindu, ya aku memang sedang merindu,
Merindukan belaian dari dirimu.
           Tuhan. Dialah yang kucinta.
Dialah yang ku sayang.
Dialah yang menjadi kan aku hidup.
Dan karena dialah aku masih bertahan di bumi mu ini.
Ijinkan aku menghapus goresan itu.
Goresan yang tak seharusnya ku goreskan.
Tapi aku terbangun dalam mimpi ku.
Goresan itu akan tetap ada, dan akan ku perindah.
                Tuhan. Ijinkan aku membuat ukiran yang sangat indah.
                Ukiran yang tak terhargai.
                Hanya dengan rasa, orang bisa merasa
                Aku hanya ingin mengukir senyum di dirinya.
Sungguh. Dia orang yang kuat.
Dia orang yang menjaga ku.
Dia orang yang benar-benar selalu mendekap ku.
Dan hanya dia yang rela menggadaikan dirinya untuk ku.
                Sebut dia, ibu, bunda, mamah, umi,
                Oh Tuhan, sungguh besar kau
                Menciptakan orang yang sangat mengasihi ku.
                Dan aku hanya mengucapkan syukur.



 ANSD_171295

Minggu, 30 Maret 2014

Jejak Langkah di 29 Maret 2014

Ku tulis jejak langkah ini,,,,
in sekre --> lengkap lho
29 Maret 2014,,,,
Di pagi hari, mungkin tak ada hal special yang dilakukan,,,
Hingga siang hari ku cari kue bersama seorang teman,,,,
Kue yang kami persembahkan untuk 3 keluarga baru dan rekan kerja kami,,,,
Happy milad ya buat kalian,,,
Semoga selalu semakin menebar kebermanfaatan ^>^
Mungkin memang kue ini telat,,,
Bahkan ulang tahun kalian urut dari januari, februari dan maret,,,
Maaf ya,,,
Kan kita anti mainstream….. ^>^ *sedikitNgeles

Happy Milad to Rio, Nabil, Hibat 
Lalu dilanjut dengan rapat,,,, rapat keluarga kecil ini,,, yang menurutku masih sangat baru,,,,
Ya, keluarga Pengurus Harian BEM KMFT Kabinet Totalitas Terbarukan,,,
Entah,,,, masih berpikir, benerkah aku salah satu bagian dari kalian??
Orang-orang hebat dengan pembawaan dan karakter masing-masing ^>^
Sebenarnya sih kayaknya rapat sudah berlangsung sejam ya,,,,
Ya kali ini. Di rapat ini nelat ya,,,, nelat sambil bawa kue ini



Mungkin memang sudah banyak agenda yang dilakukan bersama,,,, tapi ya aku masih merasa kalian adalah hal baru di hidup ku,,,, hal baru yang sekarang harus dipikirkan se-BEM utuhnya,,, bukan lagi memikirkan departemen, tapi benar-benar utuh…..
Setelah rapat dilanjut kunjungan ke kediaman  wakil dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
Fakultas Teknik UGM à Bapak Ir. M. Waziz Wildan, M.Sc., Ph.D.
Bahkan aku baru mengetahui jika beliau pernah menjadi Ketua Jamaah Shalahudin,,, banyak hal yang di ceritakan oleh beliau,,, termasuk persoalan KIK, persoalan UKT, persoalan status UGM, persoalan anggaran (kalau yang ini info penting banget buat aku,,,, bahkan beliau ada pesan yang tersirat dan menjadi tugas buat aku), banyak hal yang ku dapat. Hingga aku mendengar lagi sebuah cerita,,,,
Cerita ini pernah beliau ceritakan saat aku dulu ikut training Pemandu PPSMB Teknik 2013. Cerita tentang seorang mahasiswa beliau yang beliau dan teman-teman dosen beliau bantu kuliah. Dia datang lagi menemui beliau hanya untuk itung-itungan. Itung-itungan uang kuliahnya dulu… terlihat rasa haru dari raut wajah beliau..
Mungkin memang benar banyak mahasiswa yang meminta untuk keringanan biaya kuliah. Tapi ya benar bahwasanya roda itu akan berputar, kadang diatas harus jadi di bawah, dan di bawah harus jadi di atas.
Jika yang di atas turun ke bawah lalu datang untuk meminta keringanan, pasti akan ada kan yang di bawah naik ke atas? Lalu kenapa ya mereka tak meminta untuk membayar uang lebih karena mereka mampu?? *ah sudah lah
Hhhhmmm
Jadi bercemin ke pada diri sendiri,,, semoga kau tak memakan hak orang lain ya nis….
Banyak hal kecil yang jangan kau abaikan nis,,, itu penting,,,
Kadang justru hal kecil itu adalah pondasinya…
Jadi keinget jaman SMA dengan konsep subsidi silang… *nolstagia masa lampau
Sudah lah,,, ini cerita untuk mu,
Untuk pembenahan diri mu…
Lalu sepulang dari kediaman beliau plesir ke KPFT (Kantor Pusat Fakultas Teknik). Aku memang baru bergabung. Bahkan aku datang dengan belum mengenal mereka, hanya 3 – 4 orang yang sudah ku kenal. Bantu-bantu sedikit lah,,, untuk acara BSMI fair, semoga acara nya sukses ya,,, maaf jika di hari H malah tidak bisa hadir,,, semoga kegiatan selanjutnya aku bisa datang….
Senang liat semangat paa relawan itu,,, mb-mb yang aku ajak kenalan… rumah nya imogiri lho, tapi malam-malam pun dia masih datang,,, sungguh kerja untuk mencari #RidhoAllah tak akan mengenal lelah,,,, semoga aku selalu ada di jalan itu…. ^.^
Waktu semakin malam, dengan kondisi yang tak memungkinkan untuk berlama-lamaan membuat ku lebih dulu untuk pulang….
Semoga langkah-langkah jejak ini selalu bermanfaat ^0*


ANSD_171295

Percakapan Hati 14

Bercemin pada diri sendiri,,,,
Melihat teman-teman yang sudah mulai merintis karir,,,
Seneng ya,,,
Seneng ketika ngeliat ada yang sedang merintis perusahaan, ada yang sedang mendirikan bimbel, ada yang banyak dengan lomba nya, ada yang sibuk dengan urusan organisasi dan kepanitiaan penting dan sebagainya,,,
Lalu kamu sendiri gimana nis???
Mimpi-mimpi mu??
Katanya kamu mau plesiran ke Negara eropa nis???
Kamu ndak akan ke sana jika kamu kayak gini terus nis,,,
Focus nis,,,
Sampai sekarang, apa yang udah menjadi jalan menuju mimpi-mimpi mu nis???
Katanya mau punya rumah singgah??
Lalu apa yang sudah kau lakukan untuk mimpi mu itu??/
Katanya mau jadi relawan,,,
Lalu udah sampai mana kamu terjun nis??
Nis, nis, dengar….
Kau harus focus!!!
Katanya mau ciptain alat buat masyarakat,,,
Lalu udah sampai mana kamu belajar???
Mimpi-mimpi mu nis,,,,
Coba liat teman-teman mu,,,
Mereka sudah mulai merintis mimpi-mimpi mereka,,,
Ketidakbersamaan mereka dengan mu,,,
Ada banyak yang mereka lakukan,,,
Bahkan mereka menjadi orang penting dan berpengaruh,,,
Seneng kan melihat mereka,,
Itu mereka melakukannya dengan usaha keras nis,,,,
Sekarang liat dirimu nis,,,
Siapa kamu??
Udah kah kamu melakukan hal-hal yang menuju ke mimpi???
Pentingkah apa yang kau lakukan selama kau hidup nis??
Apa kau mau sampai sini aja nis??
Lalu mau kamu bawa kemana mimpi mu??
Berkaca diri yuk nis,,,
Masih banyak hal yang kau sia-sia kan,,,
Ingat kau sudah sia-sia kan satu event,,,
Atau mungkin kamu udah ikut event lain,,,
Tak masalah tak menang,,,
Tapi usaha lagi ya nis,,,, untuk mimpi-mimpi mu itu,,,
Tak bersamanya kamu dengan mereka pun seharusnya kamu lebih dan lebih nis,,,
Kelak ketika kamu bertemu dengan mereka kamu tak akan benar-benar menganggap diri mu bodoh nis,,,
Semangat nis,,, semngat mencari ridho ALLah ya,,,,
Raih mimpi dan target mu nis,,,, 

ANSD_171295

Kamis, 27 Maret 2014

Puisi ~ Aku Manusia

Aku manusia, tapi pantaskah aku dimanusiakan?
Aku manusia, tapi pantaskah aku disebut manusia?
Aku manusia, tapi pantaskah aku untuk mengaku aku manusia?
Aku manusia, tapi apakah aku benar-benar manusia?
                Langkah demi langkah akan maju ke depan
                Mungkin juga akan kembali ke belakang
                Atau mungkin akan berputar arah
                Tapi jangan sampai langkah ini berhenti di tempat
Sang pencipta, akan selalu dekat
Ketika aku mau berlari kesana,
Tapi sang pencipta pun akan jauh,
Jika aku berputar arah dari Nya
                Aku manusia, tapi apakah tingkah ku seperti manusia?
                Aku manusia, tapi apakah berpikir ku seperti manusia?
                Aku manusia, tapi apakah hidup ku seperti manusia?
                Aku manusia, tapi apakah sudah seperti harapan Sang                     Pencipta?



Sekedar perefleksian diri, apakah kita sudah benar-benar berbeda dengan makhluk ciptaan Sang Pencipta Lainnya??? Yang kita ketahui, bahwa kelebihan dari manusia adalah punya akal pikiran. 

ANSD_171295